UMK Kabupaten Lebak 2020 Disepakati Naik

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Lebak tahun 2020 berdasarkan rapat Dewan Pengupahan yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 01 November 2019 di Ruang Rapat Disnakertrans Kabupaten Lebak disepakati naik 8,51 persen.

“Apindo dan serikat pekerja sudah sepakat naik 8,51 persen. Itu sudah disepakati. Naik Rp. 212.586 menjadi Rp 2.710.654,” kata kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lebak, Maman Suparman.

Kadisnakertrans Kabupaten Lebak Maman Suparman mengatakan, dalam rapat yang berlangsung, Apindo memang berharap tidak ada kenaikan UMK, sedangkan serikat pekerja mengusulkan kenaikan di angka 11 persen. “Disinilah peran pemerintah, dan akhirnya disepakati berdasarkan angka inflasi dan PDB (Produk Domestik Bruto). Berita acara kemudian ditindaklanjuti untuk diserahkan ke Bupati dan dilaporkan ke Gubernur,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Apindo Lebak Ace Sumirsa Ali berharap, kenaikan UMK dibarengi dengan garansi dari Pemerintah Daerah untuk menjamin kenyamanan investor yang hendak maupun sudah berinvestasi. “ya dari gangguan apapun yang bisa menghambat kelancaran investasi. Saya harap Pemerintah Daerah memberikan garansi itu,” ujar Ace.

Ace juga meminta perusahaan-perusahaan yang tidak sanggup membayar upah sesuai UMK melapor ke Disnakertrans Kabupaten Lebak. “Ditembuskan ke kami agar Apindo bisa membantu mencarikan solusinya,” imbuhnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *