Dialog Pengusaha dan Pekerja Jadi Jalan Keluar Masalah Hubungan Industrial

Selama ini masih kerap terjadi permasalahan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menguranginya adalah dengan membentuk dan memfungsikan LKS Bipartit di perusahaan.

Kabid HI dan Jamsos

“Ini harus menjadi perhatian untuk menjalin dialog yang intens untuk mencari solusi terbaik, sehingga permasalahan terkait hubungan industrial hanya ada dalam lingkup perusahaan dengan pekerja yang ada. Jadi tidak keluar yang tidak berkaitan langsung dengan sektor usaha,” ujar Kabid Hubungan Inudstrial dan Jaminan Sosial.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mendorong para perusahaan untuk membentuk dan memfungsikan LKS Bipartit antara dunia usaha dengan para serikat pekerja yang bergerak ada di Kabupaten Lebak.

Selain itu, lanjutnya, diperlukan sinergitas antara pengusaha dan pekerja untuk mewujudkan perlindungan optimal dan peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja.

“Saya ingatkan agar  para pekerja juga diikutkan kepesertaan jaminan sosial serta diperhatikan dengan benar terkait kesehatan dan keselamatan kerjanya.,” kata Muhtar Mulia H.

Edi Sunandi menambahkan yang menjadi fokus utama dalam Penyelesaian Hubungan Industrial yaitu hak, kepentingan, PHK, dan Antar SP/SB. Setelah itu masuk ke tahap Bipartit antara pengusaha dan pekerja. kalau tidak ada titk terang baru ke Instansi terkait dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak. Setelah itu Disnakertrans Lebak menawarkan ke pengusaha dan pekerja mau Arbiter, Konsiliasi atau Mediasi berdasarkan kesepakatan bersama. Jika tidak ada titik terang masuklah ke Pengadilan HI (Hubungan Industrial). Jika sudah masuk ke Pengadilan Hubungan Industrial tidak ada titik terang kita masuk ke tahap terakhir yaitu Mahkamah Agung.

“Prosesnya panjang, jadi kalau misalkan ada kasus lebih baik diselesaikan antara pekerja dan pengusaha dulu” lanjutnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *